Langkah-Langkah Penghancuran Islam
Setelah kegagalan perang salib yang pertama untuk menghancurkan
Islam, diadakanlah pemikiran yang serius sejak dua abad yang lalu untuk mencari
jalan menghancurkan Islam dan umatnya. Langkah-langkah yang mereka (barat &
yahudi) tempuh adalah sebagai berikut:
1.
Menghancurkan Pemerintahan Islam dengan Jalan Mengakhiri Kekhilafan
Islam Utsmaniyah (turki).
Kesempatan emas telah mereka
nantikan selama 150 tahun yaitu jatuhnya Turki bersama sekutunya yang kalah
dalam perang dunia pertama. Tentara Inggris, Yunani, Italia, dan Prancis masuk
ke negeri Turki dan menguasai seluruh wilayahnya termasuk Ibukota Istambul.
Dalam konferensi Luzern, diadakan perjanjian damai antara pihak-pihak
yang berperang. Inggris membuat persyaratan kepada Turki yaitu tidak ingin
menarik pasukan dari wilayah Turki sebelum dilaksanakannya syarat-syarat
sebagai berikut:
a.
Turki harus menghapuskan kekhilafan Islamiyah serta mengusir
khalifahnya dan menyita semua harta bendanya.
b.
Turki harus berjanji untyk menghalangi setiap gerakan yang akan
membela kekhilafan.
c.
Turki harus memutuskan hubungannya dengan dunia Islam.
d.
Turki harus menerapkan hukum sipil sebagai pengganti hukum yang
bersumberkan Islam.
Pemimpin Yurki Mustafa Kemal Attaturk menyetujui syarat-syarat tersebut.
Lalu negara-negara penjajah menarik diri dari wilayah Turki.
Ketika Carson (Menteri Luar Negeri Inggris), berpidato di depan
parlemen Inggris yang menceritakan apa yang terjadi di Turki, sebagian anggota
mengkritiknya dengan keras. Mereka heran bagaimana Inggris bisa mengakui
kemerdekaan Turki, yang mungkin bisa menghimpun kembali negara-negara Islam
untuk menyerang dunia Barat. Carson menjawab kruktikan tersebut: “Kita telah
memusnahkan Turki untuk selama-lamanya, dua kekuatannya telah kita lenyapkan,
yaitu Islam dan Khilafah”. Seluruh anggota parlemen bertepuk tanag mendengar
penjelasan tersebut, sementara pengkritiknya hanya terdiam.
2.
Memusnahkan Alquran
Mereka (Barat & yahudi) menganggap Alquran sebagai sumber
kekuatan umat Islam. Kelastarian Alquran di tangan umat Islam akan
membangkitkan kembali kekuatan dan peradaban Islam. Berikut ini dikutip
beberapa pendapat pemimpin dan Orientalis Barat:
a.
Gladstone berkata: “Selama Alquran ini ada, amak Eropz tidak akan
sanggup menjajah Timur, malahan Eropa sendiri tidak bisa aman”.
b.
Misssionaris Willian Gifford berkata: “Bilamana Alquran dan Mekkah
dapat dijauhkan dari dunia Arab, maka kita akan dapat melihat bangsa Arab
secara perlahan mengikuti kebudayaan Barat, le[as dari Muhammad dan Alquranya”.
c.
Seorang pejabat Prancis di Aljazair dalam peringatan 100 tahun
penjajahannya di sana mengatakan: “Kita harus melenyapkan Alquran yang
berbahasa Arab dari tanagn mereka. Dan bahasa Arab itu sendiri harus kita
hilangkan dari percakapan mereka suapaya kita bisa menang.
3.
Merusak Akhlak dan Hubungan Mereka dengan Allah
a. Samuel Zweimer
(Direktur organisasi misi pada konferensi para missionaris di kota Qudus tahun
1935) berkata: “Misi utama yang dibebankan oleh negara-negara Kristen kepada
kita bukanlah menjadikan kaum muslimin sebagai orang Kristen, karena hal itu
soal hidayah dan kemuliaan. Misi
utama kita ialah mengeluarkan seorang muslim dari Islam, supaya menjadi orang
yang tidak mempunyai hubungan apa-apa dengan Allah. Dengan demikian akan
membuka pintu bagi kemenangan imperialisdi negara Islam. Tugas kalian adlah
mempersiapkan generasi baru yang jauh dari Islam, tetapi tidak usah
memasukkannya ke dalam Kristen. Generasi muslim yang sesuai dengan kehendak
kaum penjajah, generasi yang pemalas, dan hanya mementingkan kepuasan hawa
nafsunya. Dengan demikian misi utama kalian bisa terpenuhi dengan
sebaik-baiknya”.
b. Samuel Zweimer
sendiri dalam bukunya ‘Al-Gharah ‘Alal Alamil Islaamy, menuliskan: “Di
dalam mata rantai kebudayaan Barat, gerakan misi mempunyai dua tugas, yaitu:
menghancurkan peradaban lawan dan membina kembali dalam bentuk peradaban Barat.
Penghancuran peradaban lawan yang dimaksudkan adalah menjauhkan si muslim dari
agamanya, sealipun hanya memurtadkan. Sedangkan yang dimaksud dengan pembinaan
kembali adalah menjadikan si muslim sebagai seorang Kristen agar dia mau
berdiri pada barisan dunia budaya Barat untuk melawan umatnya sendiri”.
c. Tokoh-tokoh
Barat mengatakan: “Cara terbaik untuk menghancurkan akhlak dan kepribadian
seorang muslim dengan sempurna adalah dengan penyebarluasan pendidikan
sekuler”.
d. Zuwaimir
berkata: “Selama umat Islam jauh dari sekolah-sekolah Kristen, maka kita harus
mendirikan sekolah-sekolah sekuler dan
mempermudah persyaratan bagi mereka. Melalui sekolahan inilah kita dapat
melenyapkan semangat Islam dari pemikiran para pelajar”.
e. Gibb berkata:
“Islam telah kehilangan kontrolnya terhadap kehidupan umat. Obyek perhatian
Islam telah menyempit secara berangsur-angsur sehingga hanya tiggal pada
upacara ibadah saja. Evolusi ini terjadi secara bertahap tanpa disadari dan
sulit untuk kembali seperti semula. Kemunduran tersebut sangat terlihat pada
tokoh dan pemimpin Islam terutama para pemudanya. Semua kejadian ini adalah
hasil pendidikan dan kebudayaan sekuler.
4.
Menghancurkan Kesatuan Umat Islam
a.
Pastor Simon berkata: “ Terciptanya kesatuan umat Islam merupakan
harapan etiap bangsa umat Islam karena akan menolong usaha mereka untuk
melepaskan diri dari penjajahan Eropa. Misi Kristen merupakan faktor yang
penting dalam memecah belah usaha persatuan tersebut. Karena itu kita wajib
menggunakan gerakan misionaris untuk menggagalkan usaha umat Islam mencapai
persatuannya”.
b.
Misionaris Laurence Brown berkata: “Bila umat Islam bersatu di
bawah imperium Arab, bisa menjadi kekuatan yang berbahaya. Tetapi kalau mereka
tetap terpecah belah, maka tidak akan berpengaruh apa-apa. Untuk itulah dunia
Arab dan Islam harus diusahakan agar tetap dalam perepcahan”.
5.
Menjadikan Muslim Ragu kepada Agamanya
Dalam sebuah buku konferensi para pekerja Kristen untuk masyarakat Islam
disebutkan: “Umat Islam menganggap bahwa Islam mampu menjawab segala problem
sosial. Karena itu para misionaris berkewajiban memerangi Islam dengan segala
cara”. Untuk melaksanakan tugas tersebut, dicetaklah buku-buku para orientalis
yang bergerak di bidang Islam. Dalam buku-buku itu ditulis caci maki kepada
Islam dan penghinaan terhadap pribadi Nabi Muhammad SAW.
6.
Membangun Sistem Politik di Dunia Islam
Orientalis Amerika W.K. Smith berkata: “Apabila umat Islam diberi
kemerdekaan dalam sistem demokratis, maka Islam akan menang. Dengan sistem
diktator sajalah hubungan antara umat Islam dengan agamanya dapat
dipermainkan”.
7.
Merintangi Umat Islam dalam Mencapai Kemajuan Industri dan
Menjadikan Mereka Tetap Hanya sebagai Konsumen
a.
Salah seorang pejabat pada Kementrian Luar negeri Prancis pada
tahun 1952 mengatakan: “Bahaya yang sebenarnya mengancam kita adalah Islam.
Untuk itu marilah kita beri apa yang dibutuhkan oleh dunia Islam, serta
menanamkan pada diri mereka perasaan ketidakmampuan untuk menjadi negara
industri. Apabila kita lemah dalam pelaksanaan strategi tersebut, maka
kemungkinan besar umat Islam mencapai kemajuan dan menjadi salah satu kekuatan
raksasa di dunia untuk kedua kalinya.
b.
Gibb berkata: “Biasanya umat Islam berkembang secara mengejutkan. Ia
muncil dengan tiba-tiba sebelum para pengamat menyadari tanda-tandanya.
Gerakan-gerakan Islam mempunyai kelamahan dalam soal kepemimpinan. Kelamahan
ini karena belum munculnya Shalahuddin baru”.
8.
Merusak Moral Wanita dan Menyebarluaskan Penyelewengan Seks
Seorang pendatang dari tepian wilayah Barat menceritakan bahwa
penguasa Zionis telah mendorong para pemuda Arab untuk mengadakan pergaulan
bebas dengan gadis-gadis Yahudi. Gadis-gadis itu dengan sengaja mengajak para
pemuda untuk melakukan perzinahan. Para pemuda yang menolak ajakan tersebut
diancam oleh penguasa Zionis sebagai orang yang simpatiterhadap gerakan
pembebasan Pelestina. Penguasa Zionis memasukkan film-film porno di dekat
pemukiman para pekerja Arab-Palestina. Di sekitar pabrik-pabrik didirikan
tempat-tempat disco dengan biaya yang murah, tujuannya untuk menghancurkan
akhlak umat Islam.
Sungguh celaka musuh-musuh Islam, betapa kotornya perbuatan mereka…

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda