Jumat, 28 Februari 2014

Langkah-Langkah Penghancuran Islam



Setelah kegagalan perang salib yang pertama untuk menghancurkan Islam, diadakanlah pemikiran yang serius sejak dua abad yang lalu untuk mencari jalan menghancurkan Islam dan umatnya. Langkah-langkah yang mereka (barat & yahudi) tempuh adalah sebagai berikut:
1.     Menghancurkan Pemerintahan Islam dengan Jalan Mengakhiri Kekhilafan Islam Utsmaniyah (turki).
Kesempatan emas telah mereka nantikan selama 150 tahun yaitu jatuhnya Turki bersama sekutunya yang kalah dalam perang dunia pertama. Tentara Inggris, Yunani, Italia, dan Prancis masuk ke negeri Turki dan menguasai seluruh wilayahnya termasuk Ibukota Istambul. Dalam konferensi Luzern, diadakan perjanjian damai antara pihak-pihak yang berperang. Inggris membuat persyaratan kepada Turki yaitu tidak ingin menarik pasukan dari wilayah Turki sebelum dilaksanakannya syarat-syarat sebagai berikut:
a.      Turki harus menghapuskan kekhilafan Islamiyah serta mengusir khalifahnya dan menyita semua harta bendanya.
b.     Turki harus berjanji untyk menghalangi setiap gerakan yang akan membela kekhilafan.
c.      Turki harus memutuskan hubungannya dengan dunia Islam.
d.     Turki harus menerapkan hukum sipil sebagai pengganti hukum yang bersumberkan Islam.
Pemimpin Yurki Mustafa Kemal Attaturk menyetujui syarat-syarat tersebut. Lalu negara-negara penjajah menarik diri dari wilayah Turki.
Ketika Carson (Menteri Luar Negeri Inggris), berpidato di depan parlemen Inggris yang menceritakan apa yang terjadi di Turki, sebagian anggota mengkritiknya dengan keras. Mereka heran bagaimana Inggris bisa mengakui kemerdekaan Turki, yang mungkin bisa menghimpun kembali negara-negara Islam untuk menyerang dunia Barat. Carson menjawab kruktikan tersebut: “Kita telah memusnahkan Turki untuk selama-lamanya, dua kekuatannya telah kita lenyapkan, yaitu Islam dan Khilafah”. Seluruh anggota parlemen bertepuk tanag mendengar penjelasan tersebut, sementara pengkritiknya hanya terdiam.
2.      Memusnahkan Alquran
Mereka (Barat & yahudi) menganggap Alquran sebagai sumber kekuatan umat Islam. Kelastarian Alquran di tangan umat Islam akan membangkitkan kembali kekuatan dan peradaban Islam. Berikut ini dikutip beberapa pendapat pemimpin dan Orientalis Barat:
a.      Gladstone berkata: “Selama Alquran ini ada, amak Eropz tidak akan sanggup menjajah Timur, malahan Eropa sendiri tidak bisa aman”.
b.     Misssionaris Willian Gifford berkata: “Bilamana Alquran dan Mekkah dapat dijauhkan dari dunia Arab, maka kita akan dapat melihat bangsa Arab secara perlahan mengikuti kebudayaan Barat, le[as dari Muhammad dan Alquranya”.
c.      Seorang pejabat Prancis di Aljazair dalam peringatan 100 tahun penjajahannya di sana mengatakan: “Kita harus melenyapkan Alquran yang berbahasa Arab dari tanagn mereka. Dan bahasa Arab itu sendiri harus kita hilangkan dari percakapan mereka suapaya kita bisa menang.
3.     Merusak Akhlak dan Hubungan Mereka dengan Allah
a.      Samuel Zweimer (Direktur organisasi misi pada konferensi para missionaris di kota Qudus tahun 1935) berkata: “Misi utama yang dibebankan oleh negara-negara Kristen kepada kita bukanlah menjadikan kaum muslimin sebagai orang Kristen, karena hal itu soal hidayah dan kemuliaan.  Misi utama kita ialah mengeluarkan seorang muslim dari Islam, supaya menjadi orang yang tidak mempunyai hubungan apa-apa dengan Allah. Dengan demikian akan membuka pintu bagi kemenangan imperialisdi negara Islam. Tugas kalian adlah mempersiapkan generasi baru yang jauh dari Islam, tetapi tidak usah memasukkannya ke dalam Kristen. Generasi muslim yang sesuai dengan kehendak kaum penjajah, generasi yang pemalas, dan hanya mementingkan kepuasan hawa nafsunya. Dengan demikian misi utama kalian bisa terpenuhi dengan sebaik-baiknya”.
b.     Samuel Zweimer sendiri dalam bukunya ‘Al-Gharah ‘Alal Alamil Islaamy, menuliskan: “Di dalam mata rantai kebudayaan Barat, gerakan misi mempunyai dua tugas, yaitu: menghancurkan peradaban lawan dan membina kembali dalam bentuk peradaban Barat. Penghancuran peradaban lawan yang dimaksudkan adalah menjauhkan si muslim dari agamanya, sealipun hanya memurtadkan. Sedangkan yang dimaksud dengan pembinaan kembali adalah menjadikan si muslim sebagai seorang Kristen agar dia mau berdiri pada barisan dunia budaya Barat untuk melawan umatnya sendiri”.
c.      Tokoh-tokoh Barat mengatakan: “Cara terbaik untuk menghancurkan akhlak dan kepribadian seorang muslim dengan sempurna adalah dengan penyebarluasan pendidikan sekuler”.
d.     Zuwaimir berkata: “Selama umat Islam jauh dari sekolah-sekolah Kristen, maka kita harus mendirikan sekolah-sekolah sekuler dan  mempermudah persyaratan bagi mereka. Melalui sekolahan inilah kita dapat melenyapkan semangat Islam dari pemikiran para pelajar”.
e.      Gibb berkata: “Islam telah kehilangan kontrolnya terhadap kehidupan umat. Obyek perhatian Islam telah menyempit secara berangsur-angsur sehingga hanya tiggal pada upacara ibadah saja. Evolusi ini terjadi secara bertahap tanpa disadari dan sulit untuk kembali seperti semula. Kemunduran tersebut sangat terlihat pada tokoh dan pemimpin Islam terutama para pemudanya. Semua kejadian ini adalah hasil pendidikan dan kebudayaan sekuler.
4.     Menghancurkan Kesatuan Umat Islam
a.      Pastor Simon berkata: “ Terciptanya kesatuan umat Islam merupakan harapan etiap bangsa umat Islam karena akan menolong usaha mereka untuk melepaskan diri dari penjajahan Eropa. Misi Kristen merupakan faktor yang penting dalam memecah belah usaha persatuan tersebut. Karena itu kita wajib menggunakan gerakan misionaris untuk menggagalkan usaha umat Islam mencapai persatuannya”.
b.     Misionaris Laurence Brown berkata: “Bila umat Islam bersatu di bawah imperium Arab, bisa menjadi kekuatan yang berbahaya. Tetapi kalau mereka tetap terpecah belah, maka tidak akan berpengaruh apa-apa. Untuk itulah dunia Arab dan Islam harus diusahakan agar tetap dalam perepcahan”.
5.     Menjadikan Muslim Ragu kepada Agamanya
Dalam sebuah buku konferensi para pekerja Kristen untuk masyarakat Islam disebutkan: “Umat Islam menganggap bahwa Islam mampu menjawab segala problem sosial. Karena itu para misionaris berkewajiban memerangi Islam dengan segala cara”. Untuk melaksanakan tugas tersebut, dicetaklah buku-buku para orientalis yang bergerak di bidang Islam. Dalam buku-buku itu ditulis caci maki kepada Islam dan penghinaan terhadap pribadi Nabi Muhammad SAW.
6.     Membangun Sistem Politik di Dunia Islam
Orientalis Amerika W.K. Smith berkata: “Apabila umat Islam diberi kemerdekaan dalam sistem demokratis, maka Islam akan menang. Dengan sistem diktator sajalah hubungan antara umat Islam dengan agamanya dapat dipermainkan”.
7.     Merintangi Umat Islam dalam Mencapai Kemajuan Industri dan Menjadikan Mereka Tetap Hanya sebagai Konsumen
a.      Salah seorang pejabat pada Kementrian Luar negeri Prancis pada tahun 1952 mengatakan: “Bahaya yang sebenarnya mengancam kita adalah Islam. Untuk itu marilah kita beri apa yang dibutuhkan oleh dunia Islam, serta menanamkan pada diri mereka perasaan ketidakmampuan untuk menjadi negara industri. Apabila kita lemah dalam pelaksanaan strategi tersebut, maka kemungkinan besar umat Islam mencapai kemajuan dan menjadi salah satu kekuatan raksasa di dunia untuk kedua kalinya.
b.     Gibb berkata: “Biasanya umat Islam berkembang secara mengejutkan. Ia muncil dengan tiba-tiba sebelum para pengamat menyadari tanda-tandanya. Gerakan-gerakan Islam mempunyai kelamahan dalam soal kepemimpinan. Kelamahan ini karena belum munculnya Shalahuddin baru”.
8.     Merusak Moral Wanita dan Menyebarluaskan Penyelewengan Seks
Seorang pendatang dari tepian wilayah Barat menceritakan bahwa penguasa Zionis telah mendorong para pemuda Arab untuk mengadakan pergaulan bebas dengan gadis-gadis Yahudi. Gadis-gadis itu dengan sengaja mengajak para pemuda untuk melakukan perzinahan. Para pemuda yang menolak ajakan tersebut diancam oleh penguasa Zionis sebagai orang yang simpatiterhadap gerakan pembebasan Pelestina. Penguasa Zionis memasukkan film-film porno di dekat pemukiman para pekerja Arab-Palestina. Di sekitar pabrik-pabrik didirikan tempat-tempat disco dengan biaya yang murah, tujuannya untuk menghancurkan akhlak umat Islam.

Sungguh celaka musuh-musuh Islam, betapa kotornya perbuatan mereka…

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda